Java Development

berikut ini adalah source untuk praktik pemrograman java. JDK, sebenarnya ada di web nya. anda bisa searching…
tapi jika anda perlu jdk versi yg ada di sini bisa unduh disini

Editor Scripting

Berbagai tools digunakan untuk scripting. PSPad adalah salah satu yang free yang bisa anda dapatkan di SINI.
cukup powerfull untuk pemrograman java, c, c++, python ataupun PHP.
untuk sebuah tools scripting yang free, buat saya ini cukup memudahkan.

Kelahiran Membawa Cahaya

seorang manusia mulia lahir di dunia. ya hanya seorang manusia seperti kita. memiliki rasa sedih, rasa bahagia, rasa risau. tapi hidup dan kehidupannya membawa cahaya, menerangi hidup kita. bukan karena badannya yang kuat, meskipun memang badannya kuat. bukan karena hartanya yang banyak, karena tidak banyak harta yang beliau tinggalkan untuk keluarganya. bukan karena pengikutnya yang banyak, meskipun sampai saat ini banyak yang mengikuti beliau. tapi salah satunya karena rasa tanggungjawabnya terhadap ummat manusia, untuk menyempurnakan akhlaq, akhlaq kepada tuhannya, akhlaq kepada sesama manusia, akhlaq kepada sesama makhlukNya.

Menanti Kelahiran

Ujung Kehidupan Awal kehidupan

Beliau yang menjadi besar karena bertanggungjawab sebagai seorang yang harus menjadi contoh untuk ummatnya. sehingga beliau mengatakan, jika saja putri kesayangannya yang selalu menghibur dirinya dan berbakti kepada beliau, mencuri, maka aku sendiri yang akan memotong tangannya.

Beliau yang menjadi besar karena bertanggungjawab sebagai seorang pemimpin sehingga berada di garis depan medan peperangan.

Beliau yang menjadi besar karena bertanggungjawab sebagai seorang pendakwah sehingga ketika ditawari oleh pejabat quraisy, mau wanita tercantik? mau harta berlimpah? mau kedudukan yang tinggi? beliau menjawab, kalaupun matahari dapat kau letakkan di tangan kanan dan bulan dapat kau letakkan di tanggan kiri, maka tidak akan lepas dari dakwah ini.
Read more

Tahun Baru 2011 ini, ingat tiga hal

Seorang anak remaja, begitu bersemangat menunggu malam pergantian tahun. Ia tahu hari ini adalah hari yang terakhir dalam tahun itu. Terompet sudah dibeli dan ada juga kembang api. Remaja itupun bersiap-siap pas jam 12 malamnya, ia ingin bisa menyaksikan kembang api di langit menandai perpindahan tahun. Ia ingin tiup terompet, main kembang api. Pokoknya merasakan suasana pergantian tahun. Dan ia pun tunggu dan tunggu. Malam makin larut dan akhirnya, si anak itupun ternyata …ketiduran. Ketika bangun, jam di dinding menunjukkan sudah jam 4 subuh. Anak itupun menjadi jengkel. Jengkel ! Jengkel dengan mamanya yang ketiduran disampingnya. Dengan marah-marah, si anak itu memanggil keras mamanya,

“Mama, mama bangun!… Kok mama nggak bangunin saya?” kata anak itu dengan suara yang hampir menangis.

Dengan terantuk-antuk, si mama terbangun dan berkata,

“Iya. Mama lihat kamu udah tidur dengan nyenyak. Mama nggak mau bangunkan kamu lagi!”

“Ah, mama! Gara-gara mama, aku jadi nggak merayakan Tahun Baru”, si anak remaja itu nyaris menangis.

Akhirnya, si Ibu remaja itu terbangun. Lalu, mengajaknya memainkan kembang apinya.

“Nggak mau! Udah basi!” kata si anak remaja itu dengan marah.

Dengan menghela nafas lalu tersenyum, dan dengan suara orang bangun tidur, si Ibu itu berkata pelan pada anaknya,

“Nak nggak ada terlambat untuk tahun baru. Anggap aja kamu justru memulai Tahun Baru ini! Ayo kita nyalakan kembang api ini di halaman!”. Ibu itupun keluar halaman.

Akhirnya, kembang api dinyalakan. Meskipun dalam hati, si anak kesel, tetapi setelah beberapa kembang api dinyalakan. Anak itupun mulai menikmati dan ikut menyalakan kembang api itu. Berdua dengan gembira, akhirnya si Ibu dan anaknya menyalakan kembang api Tahun Baru mereka, meskipun tidak pas di pergantian tahun. Kembang Api subuh.

Dengan gembira dan sebelum masuk kembali ke rumah,si Ibu itu berpesan pada anaknya.
“Nak, ingat 3 pelajaran penting ini. Satu, jangan menyalahkan orang lain untuk kelalaianmu! Dua, tidak ada kesempatan yang sama muncul dua kali, tetapi akan selalu ada kesempatan lagi berikutnya! Tiga, tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi bahagia!” Lalu si Ibu itu tersenyum.

Si anak itu membalas senyuman Ibunya.

“Selamat Tahun Baru, Mama” kata si anak itu!

mengutip dari :
SEBUAH KISAH INSPIRASI DI AKHIR TAHUN 2010
-Anthony Dio Martin-

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.